TEKNIK KOMPUTER dan JARINGAN
Teknik Komputer dan Jaringan adalah program
keahlian yang bertujuan membekali peserta didik dengan keterampilan,
pengetahuan, dan sikap agar kompeten dalam merakit, menginstall program,
merawat dan memperbaiki komputer serta jaringannya.
Siswa TKJ (meskipun belum tamat)
mampu bekerja sebagai teknisi komputer dan administrator jaringan di toko/
servis komputer, kantor, hotel, bank atau ISP baik di tingkat lokal (nasional)
maupun luar negeri. TKJ merupakan program keahlian baru di Sekolah-sekolah
Menengah Kejuruan (SMK), baik Negeri ataupun Swasta sejak tahun 2004. Wajar
jika masyarakat belum banyak mengetahui/memahaminya. Meskipun baru, siswa TKJ
SMK diakui kemampuannya oleh kalangan dunia kerja.
Sejak
terbitnya kebijakan pemerintah bahwa sekolah kejuruan (dulu SMEA, STM, SMKK,
dll) berubah nama menjadi SMK, menimbulkan konsekuensi bahwa setiap SMK
memiliki kewenangan yang sama untuk membuka jurusan (bidang keahlian) / prodi
(program keahlian) baru atau lebih populer dengan istilah re-engineering.
Program
keahlian yang sudah tidak banyak dibutuhkan oleh dunia usaha/industri secara
perlahan akan ditutup dan dibuka program keahlian baru sesuai kebutuhan dunia
kerja. Dengan demikian tidak ada lagi perbedaan antara SMK eks SMEA, STM, SMKK
atau lainnya. Setiap SMK dapat membuka program yang dulunya hanya ada di
sekolah kejuruan lain. Sebagai contoh SMK eks SMEA boleh membuka jurusan (bid.
keahlian) teknik seperti TKJ, multimedia, elektro, dll. Sebaliknya SMK eks STM
boleh membuka tata boga, tata busana ataupun kecantikan.
Apa itu Teknik Komputer dan Jaringan?
Teknik Komputer merupakan perpaduan ilmu antara
Teknik Elektro dan Ilmu Komputer yang mempelajari segala sesuatu tentang
komputer secara hardware dan software dengan penekanan pada
arsitektur fungsional dan kinerja sistem komputer. Teknik Komputer memberi
tekanan khusus terhadap sistem komputer dalam kaitan peningkatan kinerja sistem
yang tentu saja terkait dengan perancangan sistem komputer yang mencangkup juga
aspek ekonomi sistem beserta evaluasi kinerja sistem dalam komputer.
Apa yang di pelajari di TKJ?
Bidang kajian yang ditekankan pada Teknik
Komputer adalah berkenaan dengan pemanfaatan sistem komputer sebagai kontrol
otomasi, bagian dari sistem jaringan, perbandingan teknologi perangkat keras, trade-off
dalam rancangan perangkat keras dan perangkat lunak, dampak perubahan teknologi
terhadap feasibilitas, interaksi antar sistem arsitektur, rancangan sistem
perangkat keras maupun lunak, hingga simulasi sistem komputer dipandang sebagai
bagian dari infrastruktur suatu organisasi. Dalam teknik komputer, Siswa
dipersiapkan untuk memiliki keahlian dalam bidang :
1.
Pemrograman Komputer
2.
Sistem Jaringan Komputer
3.
E-commerce
4.
Desain & Animasi Web
5.
Aplikasi Client Server
6.
E-commerce dan Internet
7.
Analisis dan Desain Bisnis
Prospek Lulusan Teknik Komputer
Lulusan Teknik Komputer akan mampu
mengoperasikan dan mengembangkan pemanfaatan produk teknologi informasi,
khususnya produk perangkat lunak, membuat program aplikasi skala kecil dan
menengah, mengelola siklus hidup suatu perangkat lunak, menganalisis, merancang
dan mengimplementasikan suatu sistem informasi berbasis komputer, mengelola
pusat komputasi termasuk aspek manajemen data, administrasi data, kontrol
pelaksanaan prosedur dan aliran informasi; mampu berkomunikasi formal dengan
stakeholder dan memiliki wawasan tentang kecenderungan aplikasi informatika dan
teknologi.
Prospek kerja bagi lulusan Teknik Komputer
diantaranya sebagai System Engineer, Network Engineer, Network
Professional, Embedded System Engineer, R&D Engineer, Robotics
Engineer, Control Engineer, IT Consultant, Technopreuneur
dan Computer Engineering Lecturer. Lulusan Teknik Komputer dapat bekerja
di beberapa sektor seperti :
1.
Swasta (PT. INDOSAT, PT. Tricomindo, PT.
Ericsson Indonesia, PT. Siemens Indonesia, PT. Elnusa, Tbk dan lain-lain)
2.
Pemerintahan (berbagai instansi pemerintah
seperti Departemen Komunikasi Dan Informasi, Departemen Tenaga Kerja dan
Transmigrasi, atau menjadi dosen di berbagai perguruan tinggi negeri maupun
swasta serta bekerja di lembaga penelitian yang ada di Indonesia seperti LIPI,
BPPT, dan lain-lain)

